Kehilangan
Uang
Mariani F. P. Senay
IX C
Jantungku
berdegup kencang, karena uang belanjaan pemberian orang tuaku hilang. Aku takut
campur gelisah. Takut dimarahi oleh orang tuaku. Di perjalanan pulang, aku
terus mencari uang itu ke sana ke mari. Aku tak punya harapan untuk menemukan
uang itu kembali. Tak lama kemudian, seseorang menghampiriku.
“Apakah kamu kehilangan uang?” tanya orang itu.
“Ya,”
jawabku.
“Berapa
uangmu yang hilang?”
“Sebesar
Rp 100.000,” jawabku.
“Aku
menemukan uang ini di jalan. Aku ingin mengembalikannya kepadamu,”
kata orang itu.
“Terima
kasih,” kataku.
Lalu
orang itu pergi. Aku berlari kecil menuju ke kios untuk membeli.
